Yth.Pak Sinaga,
Saya ingin bertanya kepada bapak tentang analisa harga satuan SNI yang tepat/cocok untuk digunakan dalam menghitung RAB pada pekerjaan Pemancangan tiang pancang beton bertulang, dalam proyek pembangunan dermaga perikanan. itu saja pak, mohon bantuannya pak.
Trima kasih..
By: Vengky on 18 January, 2012 at 2:22 am
Salam kenal Pak Sinaga, mohon bimbingan nya untuk pemancangan dermaga, dengan panjang pile 48m, menggunakan hummer gantung, pertanyaannya: apa harus dibuatkan breasing atau pelampung yang sekiranya efisien untuk menahan tiang pancang saat di pukul?. Terimakasih Pak Sinaga saya mohon bimbingannya, dan kalau bisa saya minta gambar dokumentasi pemancangan dengan hummer gantung. Terimakasi banyak Pak Sinaga.
Saya tertarik dg penyataan bapak tentang gaya cabut pada tiang pancang,kebetulan ada proyek pembangunan jemb gantung P= 140 m,saya mohon bantuan analisa rumusan perhitungan gaya cabut pada angkur blok tsb. thanks atas bantuan bapak
Permisi Pak Sinaga, maaf nih numpang iklan yah..
Sekedar untuk teman2 yang sulit mencari steel sheet piles.
Kalau mau tanya2 dahulu juga boleh, kami bisa memberikan advise juga.
Apabila membutuhkan steel sheet piles, kami menyediakan berbagai jenis produk steel sheet piles yang dapat dipilih.
Skema transaksi yang ditawarkan pun bermacam – macam, mulai dari beli, sewa, dan kami juga melayani buyback.
Silahkan menghubungi kami di
PT. ORIENTAL SHEET PILING
Graha Iskandarsyah lt. 6
Jl. Iskandarsyah Raya No. 66 C
Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 12160
Telp : 021-7206890 / 2702388
Fax : 021-7230882
Pak Sinaga bagimana untuk bisa mengkases tulisan bapak ?
By: Slamet Daryadi on 26 March, 2011 at 2:46 pm
salam kenal pak sinaga.
mau tanya,apa yang harus surveyor lakukan untuk pemancangan pile steel miring,
By: ali on 9 March, 2011 at 8:04 pm
Salam Kenal,
Seperti pancang pipa besi bgm spesifikasinya maksud saya ujung bawah apakah ditutup atau bgm kemudian setelah selesai apakah dalam pipa diisi adukan atau bgm, tks
By: Rio on 22 February, 2011 at 1:42 pm
@davi cresna,
1. saya mengalami kendala pada disain perencanaan dermaga pada daerah dumai dengan kedalaman rencana 35m.sedang pada realisasi dilapangan hanya 25 apakah hal ini harus saya paksakan masuk 35m atau cukup pada kedalaman 25m.sedanga nilai kalendering dan pukulan pancang sudah maksimal,
=============
TIANG PANCANG, TIDAK HANYA UNTUK MENDUKUNG BEBAN TEKAN, MELANINKAN ADA JUGA BEBAN CABUT (Pulling), mungkin seperti yang anda katakan, bahwa secara beban vertikal, kedalaman 25 m sudah cukup berdasarkan data kalendering, namum perlu anda perhatikan apakah dengan kedalaman 25 m tersebut sudah mampu untuk mendukung beban cabut….????????? daya dukung pile terhadap beban cabut hanya pada skin friction dari pile tersebut. skin friction dari pile tersebut merupakan fungsi dari kedalaman tiang yang tertanam dari permukaan tanah. itulah yang merupakan dasar anda untuk memutuskan apakah kedalaman tersebut sudah cukup atau tidak.
2. apakah dengan demikian perlu adanya penggantian hammer yg semula 3,5 menjadi 4,5.agar supaya dapat masuk sesui dengan kedalaman rencana.
===========
pada umumnya untuk tiang pancang D500 (single pile=16 m) K35 sudah cukup, namun jika pile tersebut di sambung sehingga lebih dari satu batang ukuran standart 16 m, maka dimungkinkan untuk menggunakan hammer 4.5 ton atau K45
Yth, bpk sinaga perkenalkan nama saya davit kresna.saya baru terjun dilapangan untuk pekerjaan dermaga angkatan laut.dengan pile cap dia 50
adapun hal yg saya tanyakan :
1. saya mengalami kendala pada disain perencanaan dermaga pada daerah dumai dengan kedalaman rencana 35m.sedang pada realisasi dilapangan hanya 25 apakah hal ini harus saya paksakan masuk 35m atau cukup pada kedalaman 25m.sedanga nilai kalendering dan pukulan pancang sudah maksimal.
2. apakah dengan demikian perlu adanya penggantian hammer yg semula 3,5 menjadi 4,5.agar supaya dapat masuk sesui dengan kedalaman rencana.
atas bantuan bapak sya ucapkan terimakasih
By: davit kresna on 13 November, 2010 at 11:12 am
sebelum nya saya ucapkan terima kasih byk atas pengalaman yang bpk berikan ke kami,saya baru bekecimpung di jety contruction , ada satu hal yang mau saya tanyakan, untuk cara pengukuran peletakan steel pile, metode nya bagai mana?trim ksh
By: fadli on 26 June, 2010 at 8:46 am
Yth. Pak Sinaga,
mohon dikirimkan beberapa photo documentasi project jetty/dermaga yang Bapak handle, kalo boleh, mulai dari piling work, form work and next…
Mauliate godang. GBU
Yth.Pak Sinaga,
Saya ingin bertanya kepada bapak tentang analisa harga satuan SNI yang tepat/cocok untuk digunakan dalam menghitung RAB pada pekerjaan Pemancangan tiang pancang beton bertulang, dalam proyek pembangunan dermaga perikanan. itu saja pak, mohon bantuannya pak.
Trima kasih..
By: Vengky on 18 January, 2012
at 2:22 am
Salam kenal Pak Sinaga, mohon bimbingan nya untuk pemancangan dermaga, dengan panjang pile 48m, menggunakan hummer gantung, pertanyaannya: apa harus dibuatkan breasing atau pelampung yang sekiranya efisien untuk menahan tiang pancang saat di pukul?. Terimakasih Pak Sinaga saya mohon bimbingannya, dan kalau bisa saya minta gambar dokumentasi pemancangan dengan hummer gantung. Terimakasi banyak Pak Sinaga.
By: Mamankz Marcopollo on 9 January, 2012
at 10:53 am
email saya : herry_istn@yahoo.com
By: herry on 1 December, 2011
at 1:57 pm
pak bisa diemailkan no hp bapak karena saya ingin mengatahui metode pemacangan steel pipe untuk pelabuhan dipantai. tks
By: herry on 1 December, 2011
at 1:56 pm
Ijin link situsnya bang…
Trims Ya.
By: Ady on 10 September, 2011
at 1:00 am
Saya tertarik dg penyataan bapak tentang gaya cabut pada tiang pancang,kebetulan ada proyek pembangunan jemb gantung P= 140 m,saya mohon bantuan analisa rumusan perhitungan gaya cabut pada angkur blok tsb. thanks atas bantuan bapak
By: Rusnan Hefni on 8 September, 2011
at 8:09 pm
Permisi Pak Sinaga, maaf nih numpang iklan yah..
Sekedar untuk teman2 yang sulit mencari steel sheet piles.
Kalau mau tanya2 dahulu juga boleh, kami bisa memberikan advise juga.
Apabila membutuhkan steel sheet piles, kami menyediakan berbagai jenis produk steel sheet piles yang dapat dipilih.
Skema transaksi yang ditawarkan pun bermacam – macam, mulai dari beli, sewa, dan kami juga melayani buyback.
Silahkan menghubungi kami di
PT. ORIENTAL SHEET PILING
Graha Iskandarsyah lt. 6
Jl. Iskandarsyah Raya No. 66 C
Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 12160
Telp : 021-7206890 / 2702388
Fax : 021-7230882
Up. William / Bun Lipki
Email. william.santoso@orientalsheetpiling.com
bun.lipki@orientalsheetpiling.com
By: William Santoso on 4 April, 2011
at 11:54 am
Pak Sinaga bagimana untuk bisa mengkases tulisan bapak ?
By: Slamet Daryadi on 26 March, 2011
at 2:46 pm
salam kenal pak sinaga.
mau tanya,apa yang harus surveyor lakukan untuk pemancangan pile steel miring,
By: ali on 9 March, 2011
at 8:04 pm
Salam Kenal,
Seperti pancang pipa besi bgm spesifikasinya maksud saya ujung bawah apakah ditutup atau bgm kemudian setelah selesai apakah dalam pipa diisi adukan atau bgm, tks
By: Rio on 22 February, 2011
at 1:42 pm
@davi cresna,
1. saya mengalami kendala pada disain perencanaan dermaga pada daerah dumai dengan kedalaman rencana 35m.sedang pada realisasi dilapangan hanya 25 apakah hal ini harus saya paksakan masuk 35m atau cukup pada kedalaman 25m.sedanga nilai kalendering dan pukulan pancang sudah maksimal,
=============
TIANG PANCANG, TIDAK HANYA UNTUK MENDUKUNG BEBAN TEKAN, MELANINKAN ADA JUGA BEBAN CABUT (Pulling), mungkin seperti yang anda katakan, bahwa secara beban vertikal, kedalaman 25 m sudah cukup berdasarkan data kalendering, namum perlu anda perhatikan apakah dengan kedalaman 25 m tersebut sudah mampu untuk mendukung beban cabut….????????? daya dukung pile terhadap beban cabut hanya pada skin friction dari pile tersebut. skin friction dari pile tersebut merupakan fungsi dari kedalaman tiang yang tertanam dari permukaan tanah. itulah yang merupakan dasar anda untuk memutuskan apakah kedalaman tersebut sudah cukup atau tidak.
2. apakah dengan demikian perlu adanya penggantian hammer yg semula 3,5 menjadi 4,5.agar supaya dapat masuk sesui dengan kedalaman rencana.
===========
pada umumnya untuk tiang pancang D500 (single pile=16 m) K35 sudah cukup, namun jika pile tersebut di sambung sehingga lebih dari satu batang ukuran standart 16 m, maka dimungkinkan untuk menggunakan hammer 4.5 ton atau K45
By: Sinaga on 26 November, 2010
at 12:45 pm
Yth, bpk sinaga perkenalkan nama saya davit kresna.saya baru terjun dilapangan untuk pekerjaan dermaga angkatan laut.dengan pile cap dia 50
adapun hal yg saya tanyakan :
1. saya mengalami kendala pada disain perencanaan dermaga pada daerah dumai dengan kedalaman rencana 35m.sedang pada realisasi dilapangan hanya 25 apakah hal ini harus saya paksakan masuk 35m atau cukup pada kedalaman 25m.sedanga nilai kalendering dan pukulan pancang sudah maksimal.
2. apakah dengan demikian perlu adanya penggantian hammer yg semula 3,5 menjadi 4,5.agar supaya dapat masuk sesui dengan kedalaman rencana.
atas bantuan bapak sya ucapkan terimakasih
By: davit kresna on 13 November, 2010
at 11:12 am
sebelum nya saya ucapkan terima kasih byk atas pengalaman yang bpk berikan ke kami,saya baru bekecimpung di jety contruction , ada satu hal yang mau saya tanyakan, untuk cara pengukuran peletakan steel pile, metode nya bagai mana?trim ksh
By: fadli on 26 June, 2010
at 8:46 am
Yth. Pak Sinaga,
mohon dikirimkan beberapa photo documentasi project jetty/dermaga yang Bapak handle, kalo boleh, mulai dari piling work, form work and next…
Mauliate godang. GBU
By: jones on 23 June, 2010
at 12:07 pm