Jenis jenis pelabuhan:
A. Ditinjau dari segi penyelenggaraannya ada 2 jenis:
1. Pelabuhan Umum
2.Pelabuhan khusus
B. Ditinjau dari segi fungsinya:
1.Pelabuhan laut
2.pelabuhan pantai
C.Ditinjau dari segi penggunaannya:
1.Pelabuhan ikan
2.Pelabuhan minyak
3.pelabuhan penumpang
4.pelabuhanbarang
5.pelabuhan militer
6.pelabuhan campuran
D.Ditinjau menurut letak geografisnya:
1.Pelabuhan alam
2.pelabuhanbuatan
bang setelah saya menghitung mnurt cara yg saya dpt belajar di dpt spesifikasi untuk dermaga rakyat,,pjg dermaga 8 m lebar 3 m pjg jmnbt gerak 7 m ketinggian trstle 3 m ketinggian lantai dermaga +0,9 m hMHWL 2,1 m panjang rel roda jemb gerak 0,7 m lebar trstle 2,5 m panjang trstle 7 m titik kedalaman yg aman saat MHWL 13m
dengan dimensi jumlah kapal yg plg besar 11 m L=2,00 Frebor=0,5 kapasitas angkut pnp=25org kapal yg ke 2 p=9,00 L=1,00 f=0,3 kpsts pnp=12porg kpl yg ke 3 p=9,00 L=1,00 f=0,3 kpst pnp 12org
YANG SAYA TANYAKAN SAYA BINGUNG MENENTUKAN DATA BEBAN NYA YG MELIPUTI : GAYA BNETURAN KAPAL,YANG SAYA TAU RUMUS NYA E= w.v2 dibagi 2g di kali Cm.Ce.Cs.Cc koefisien masing – masing saya tidak tau bisa bantu g cara penyelesaian nya,,? dan GAYA AKIBAT ANGIN, GAYA AKIBAT ARUS, GAYA TARIKAN KAPAL PADA DERMAGA,,SEMUA DATA BEBAN YANG MELIPUTI GAYA2 ini saya menunggu bantuanya bang di email saya atau dsini secepatnya,,,kalo boleh saya mau mnt no yang bisa di hub,,trimkasih sebelumnya,,yak,,^_^,,
By: indah on 23 October, 2009
at 12:50 pm
bang sinaga, mo nanya ni. bagaimana cara untuk penentuan jalur pelayaran dalam perencanaan pelabuhan?kemudian design yang cocok untuk pelabuhan yang berfungsi untuk loading barang dengan menggunakan curveyor bagaimana?
By: yusuf budiman SKel on 1 July, 2009
at 4:08 pm
@Ir.akhirta bestopiron, dasar untuk menentukan elevasi lantai dermaga, tergantung dari beberapa faktor yaitu: pertama tergantung dari tinggi pasang surut, agar saat terjadi pasang, dermaga tidak tenggelam. yang kedua, tergantung dari jenis kapal yang merapat ke dermaga tersebut (depth).
benar seperti yang bapak katakan, bahwa: “BM tersebut berpedoman dari LWS”.
saya juga setuju dengan pihak rekanan anda yang meminta berpatokan pada LWS, saya setuju pada rekanan anda jika BM tersebut telah lama di buat, mungkin 10 tahun yang lalu atau lebih, maka mungkin terjadi perubahan tinggi pasang surut saat ini. oleh sebab itu lebih baik menggunakan data2 yang terbaru, yaitu dengan mengacu pada data pasang suru yang terbaru.
By: Lambutan Sinaga on 25 June, 2009
at 12:59 pm
@andin: Dalam menentukan lebar dermaga, itu tergantung dari fungsi dermaga tersebut, termasuk jenis peralatan yang akan bekerja pada dermaga tersebut, misalnya untuk dermaga peti kemas yang menggunakan gantri crane saat Loading/unloading bisa berbeda dengan dermaga peti kemas yang menggunahan alat HMC untuk Loading/unloading. atau mungkin dermaga untuk Kapal tanker Oil and Gas, jenis dermaga yang digunakan sangat berbeda, cukup dengan breasting dolphin saat berthing dan mooring dolphin saat mooring, platform yg digunakan juga sangat kecil mengingat distribusi minyak dari kapal tanker ke tempat penampungan menggunakan sistem perpipaan.
By: Lambutan Sinaga on 25 June, 2009
at 12:31 pm
terima kasih buat bang sinaga atas ilmuny.
bang, sya punya sedikit pertanyaan, sya sedang menyusun tugas akhir ttg dermaga PPI, saya kesulitan dalam penentuan lebar dermaga. mohon sarannya. terima kasih.
By: andin on 24 June, 2009
at 2:15 pm
selamat siang pak sinaga
saya mau menanyakan dasar untuk menentukan elevasi dari lantai dermaga apakah bener dari titik BM. dikarenakan dari tawaran yang diajukan oleh pihak rekanan dr gambar rencana berpatokan dari LWS laut, yang saya ingin tanyakan disini apakah ketinggian yang ditunjukan oleh BM tersebut apakah tidak berpedoman dari LWS apa bukan…
sekian dan terima kasih………..
By: Ir.akhirta bestopiron on 11 June, 2009
at 1:48 pm
@edysihite, Pengaruh gelombang laut terhadap perencanaan pelabuhan adalah untuk menentukan: layout dari pelabuhan tersebut dalam hal menentukan type dan layout pemecah gelombang untuk melindungi pelabuhan, serta menentukan dimensi dan elevasi dari pemecah gelombang dan elevasi dermaga, juga dalam hal untuk menentukan beban desain dari arus dan gelombang, dimana ini merupakan fungsi dari panjang gelombang, periode gelombang dan tinggi gelombang dan pasang surut, serta kecepatan arus.
By: Lambutan Sinaga on 3 June, 2009
at 9:27 am
Bang Sinaga , saya mau tanya pengaruh gelombang laut terhadap perencanaan pelabuhan . Makasih bang.
By: edysihite on 22 May, 2009
at 12:58 pm
permisi bang, aq mnt tolong bang ada perencanaan pembuatan pelabuhan yang ada di indonesia atau yang ada di dunia…
tolong y bang bwt tugas….
By: remet on 8 May, 2009
at 9:09 pm
bang,boleh nanya kan?
tau pelabuhan yang di Batubara, Asahan gak?
itu termasuk ke dalam jenis pelabuhan apa ya?
By: vieda on 6 May, 2009
at 6:32 pm
saya mau bertanya tentang apa hubungan antara angin laut dan arus terhadap perencanaan pelabuhan dan darimana saya dapat referensi situs. terima kasih
By: fhy on 28 April, 2009
at 12:12 pm
JABAL, angin dan arus merupakan salah satu faktor yg harus diperhatikan dalam desain pelabuhan. untuk struktur pelabuhan pengaruh angin pada sisi kapal yg sedang bersandar memberikan gaya tekan terhadap dermaga, yang ditransformasikan melalui fender. dan juga merupakan gaya tarik pada bollard atau bitt tergantung dari arah anginnya.
dalam hal untuk kolam pelabuhan yg dilindungi oleh pemecah gelombang atau breakwater, arah angin sangat menentukan terhadap mulut alur kolam pelabuhan, karna arah angin dan arus ini sangat menentukan pengaruh sedimen terhadap kolam pelabuhan.
By: Lambutan Sinaga on 15 April, 2009
at 1:45 pm
Bang, mo bertanya lagi nih.
Mengenai angin dan arus secara teknis pengaruhnya terhadap perencanaan pelabuhan apa saja? Dan apa saja yang perlu kita ketahui mengenai angin dan arus dalam hal prencanaan pelabuhan?
Thx before.
By: jabal on 14 April, 2009
at 1:39 pm
DANI, Saya sarankan, jika anda ingin mengambil TA, pilihlah Judul tentang sesuatu yang anda kuasai. tetapi jika anda benar-benar tertarik dengan pelabuhan, sebaiknya tinjau dari segi strukturalnya saja. kalo ditinjau dari segi arsitekturnya,.. saya kira itu hanya tergantung dari Jenis dan fungsi pelabuhan tersebut. kelihatannya memang mudah,.. tetapi ini sangat sulit, karna dalam arsitektur pelabuhan, tentulah harus mengetahui data statistik mengenai pertumbuhan ekonomi jangka menengah dan jangka panjangnya. dan juga lalulintas pengiriman barang. ini sangat menentukan terhadap ukuran area pelabuhan, misalnya area penumpukan barang, apron, gudang,… dan masih banyak faktor lainnya.
Jika untuk Taraf S1, saya kira itu sangat rumit sekali. oleh sebab itu klo memang anda tertarik dengan pelabuhan,.. sebaiknya tinjau dari segi strukturnya saja.
By: Lambutan Sinaga on 13 April, 2009
at 12:13 pm
mas saya mau mengangkat judul tugas akhir pelabuhan, tapi saya belum begitu paham mengenai teknik dan penyelesaian pelabuhan, terutama dalam segi arsitektural, mohon petunjuknya!!!
By: dani on 10 April, 2009
at 2:48 pm
SANDY, Pembagian jenis pelabuhan yg anda maksud bukan lah ditinjau dari segi tekniknya, melainkan ditinjau berdasarkan LETAK GEOGRAFIS nya.
1.Pelabuhan Alam adalah merupakan pelabuhan yang daerah perairannya terlindungi dari badai dan gelombang oleh alam, misalnya oleh pulau, estuari atau muara sungai atau mungkin terletak di daerah teluk.
contoh pelabuhan alam di Indonesia: Pelabuhan Cilacap, pelabuhan belawan dll.
2. Pelabuhan semi alam adalah merupakan campuran antara pelabuhan alam dan pelabuhan buatan, misalnya pelabuhan yang terlindungi oleh pantai, tetapi pada alur masuknya ada bangunan buatan untuk melindungi pelabuhan.
contoh pelabuhan ini di indonesia adalah pelabuhan bengkulu.
3. Pelabuhan buatan adalah suatu daerah perairan yang dilindungi dari pengaruh gelombang dengan membuat bangunan pemecah gelombang.
contoh pelabuhan ini di indonesia adalah pelabuhan tanjung priok.
By: Lambutan Sinaga on 7 April, 2009
at 3:10 pm
bang, mau nanya ne… pelabuhan dari segi tekniknya dibagi 3 kan: pelabuhan alam, pelabuhan semi alam, dan pelabuhan buatan…
tolong donk bang jelaskan perbedaannya dan contohnya bang…
terima kasih
sandy…
By: sandy claudia on 7 April, 2009
at 2:38 pm
bang, mau nanya ne… pelabuhan dari segi tekniknya dibagi 3 kan: pelabuhan alam, pelabuhan semi alam, dan pelabuhan buatan…
tolong donk bang jelaskan perbedaannya dan contohnya bang…
terima kasih
sandy…
By: sandy claudia on 30 March, 2009
at 8:36 am
Saya mahasiswa FTK ITS, lagi cari pustaka
Dari sisi alat material handling di pelabuhan ada yg menangani container dan ada yang model material curah spt minyak, desain fasilitasnya pasti beda sekali. Mohon bantuan buku atau web apa yang memuat model (lay out penataan fasilitas, bukan landscapenya) di kedua jenis pelabuhan tsb
Senang juga ada engineer baik hati yang bersedia berbagi ilmu lewat internet, terimakasih
By: ratna arief on 19 March, 2009
at 1:12 pm
Fungsi dari pengukuran pasang surut air laut dalam perencanaan pelabuhan adalah untuk menentukan elevasi dari dermaga sehingga ketika terjadi pasang tertinggi,..dermaga tidak tenggelam. dan ketika terjadi surut terendah, kedalam air atau kedalaman alur pelayaran masih cukup sehingga tidak mengganggu alur pelayaran. oleh sebab itu data pasang surut ini juga menentukan letak dan posisi dermaga dari garis pantai untuk memperoleh kedalaman air laut yang cukup sesuai dengan desain ukuran kapal terbesar yang akan berlabuh pada saat terjadi air surut terendah.
sebagai contoh, saat ini kami sedang pengerjakan salah satu proyek pelabuhan di asahan sumatra utara, yaitu berupa jetty yang letaknya 2 km dari garis pantai. kenapa ini terjadi,..alasannya seperti yang saya utarakan diatas.
semoga informasi ini bisa membantu anda. Terimakasih.
By: Lambutan Sinaga on 19 March, 2009
at 9:48 am
Bang mau tanya nih, fungsi nya pengukuran pasang surut air laut untuk perencanaan pelabuhan itu apa yah? lagi bingung meyimpulkan nih.
Terima kasih sebelumnya.
By: jabal on 19 March, 2009
at 6:41 am
Bang saya mau bikin skripsi mengenai pelabuhan laut ( Jetty ) jadi apa aja yang musti saya siapin trus gimana urutan pembuatannya.
makasih buanget
Kresna
By: KRESNA on 4 February, 2009
at 12:23 pm
pak rizki, saya memang bergerak dalam bidang pelabuhan, tapi saya bukan marketing atau administrasinya. karna saya adalah bidang engineeringnya, sehingga untuk urusan perizinan, sebaiknya anda bisa menghubungi departemen kelautan, bidang perhubungan laut. untuk urusan skripsi, mereka akan mudah memberikan dengan jelas bagaimana langkah-langkah untuk bisa memperoleh izin dalam mendirikan suatu pelabuhan.
By: elsinaga on 23 December, 2008
at 9:40 am
Bang Elsinaga, salam kenal. saya rizki, saya sedang menyelesaikan program skripsi saya yang menyangkut tentang pelabuhan khusus. saya sangat butuh pertolongan abang untuk membantu saya. proses perizinan atau prosedur pendirian pelabuhan khusus oleh perusahaan itu meliputi apa saja?tolong dibantu yah bang.
atas pertolongan abang, saya ucapkan terima kasih.
By: Rizki Harma Nugraha on 16 December, 2008
at 9:55 pm
apa yg menjadi karakteristik pelabuhan minyak dan sarana dan prasarana di darat dan di laut??mohon informasinya..
By: upik on 9 December, 2008
at 5:50 pm
Biasanya Jetty itu di design sesuai dengan fungsinya, misalnya jika jetty tersebut di bangun untuk keperluan misalnya tambang batubara, minyak atau gas di suatu daerah tertentu, maka umur desain jetty tersebut disesuaikan dengan berapa tahun mereka akan menambang di sana sesuai dengan ketersediaan bahan tambang yang tersedia di areal mereka. berbicara masalah umur Jetty itu juga tergantung dari material tiang pancang yang digunakan, biasanya dengan concrete spun pile bisa lebih lama, karna tidak dipengaruhi oleh korosi. tetapi kalau tiang pancangnya berupa steel pipe pile, maka umur desain Jetty tersebut lebih singkat, tetapi bukan berarti dengan tiang pancang steel pipe pile tidak bisa di design dengan umur yang lama, misalnya 30 atau 50 tahun, tetap bisa hanya saja lebih boros karena kita harus memperhitungkan tingkat korosinya, bayangkan saja kalo tingkat kecepatan korosi 0.1mm per tahun, maka kalo kita design jetty dgn umur 50 tahun, ada berapa banyak kehilangan section modulus dari tiang tersebut akibat pengurangan korosi.
dalam hal maintenance atau pemeliharaan Jetty juga tergantung dari material yang digunakan dan umur desain jetty tersebut. misalnya untuk korosi kita bisa lindungi dengan anode atau dengan splashpro atau dengan densoclad. perawatan yang lain misalnya, kalo fender atau bollardnya rusak, maka harus diganti.
masalah pengukuran pasang surut agar berhubungan dengan bathimetri dan tofographi adalah, saat pengukuran pasang surut tersebut, tentukan terlebih dahulu titik datumnya. kemudian tentukan elevasi titik datum tersebut terhadap titik BM (bench mark) yang tersedia dilokasi tersebut atau mengacu kepada lokasi yang lain yang telah memiliki titik BM tetap. karena segala sesuatu yang berhubungan dengan elevasi, harus mengacu pada titik BM yang telah ditetapkan, sehingga hubungan antara pasangsurut dan tophografi seperti yang anda maksud dapat berhubungan.
By: elsinaga on 23 September, 2008
at 4:26 pm
Salam kenal Bang,……………….
Mo nanya nih bang, klo kita buat jetty kira2 berapa tahun jetty itu bsa bertahan, trs gmn maintaining-nya?
Untuk pengukuran pasang surut, gmn cara pengikatannya dengan batimetri & topografi supaya bsa nyambung?
Makasih bang………….
By: bayu on 23 September, 2008
at 12:48 pm
Pelabuhan Samudera adalah
Tempat kapal berlabuh untuk menaik turunkan penumpang dan barang untuk melayani kegiatan transportasi laut antar negara, memiliki fasilitas lengkap bongkar muat, penyimpanan, dok, penumpang, akses ke jalan atau jalan kereta api, dsb.
By: elsinaga on 8 August, 2008
at 9:14 am
Bang Sinaga, mau tanya. Dewasa ini sedang rame-ramenya pendirian Pelabuhan Samudra di wilayah Kulonprogo, Yogyakarta. Nah, pelabuhan samudra bedanya apa dengan pelabuhan-pelabuhan yang laen…..
By: kalammunyeng on 7 August, 2008
at 12:31 pm
wow…terimakasih banyak
By: alfa on 6 June, 2008
at 6:32 pm